Monday, November 25, 2013

Those People of My Life

It’s always being so fun talking to you guys. There are a lot of interesting things to talk, starts from serious things to craziest things. The best moment is when we already knew what was inside each other’s mind without telling each other, then we stared each other, and we just laugh after that. Friendship is amazing thing. Even though there are many fun things to do and talk, it doesn’t mean that our friendship is always so calm. No, of course not! Our friendship went through so many quarrels. Fighting, bickering, shouting, and even badmouthing at each other. But apparently, we come back to each other.


Giliant : 
People said that we’re twin sisters. Even when you started wearing hijab and I still don’t, we still called twins. Well, we have same small posture, same height, same though, same interest, and we both crazy. I don’t know what makes we became close friends. You transferred in to my middle school on the second year and I really don’t remember how we became friends back then. I’m so glad we can get the same high school. But then I become an annoying bitch and I used to sick of you and we started fighting in the middle of second year of high school.  But, you’re being the best person you are! Thank you for forgiving me and accept me again. We then become best friend again since the last year of high school until now. When we talked about our crazy dreams, it was the best time of mine. When you said “you should tell everything to me. Don’t keep secret from me”, it was the precious thing I would always cherish. 

Aiko : 
The first time we were talking was in the chat room. I still don’t know you but we just talked about anything in the chat room. Until it revealed who you’re when we’re getting the same class in last year of high school. I like your ignorant attitude, your simple and to-the-point words. You have a free soul like me. From what I remember, I never have a serious quarrel with you. But it doesn’t mean that I never got annoyed by you. Sometimes your stubbornness really got me mad. Anyway, thank you for being my best friend. Thank you for staying regardless my immature habits.

Kagomei :
This crazy girl is crazy. I don’t know who is the crazier between me and her. Or maybe we are the same. We did a lot of fun stuff, and terrible stuffs. Somehow I just don’t want you to take a higher place than me, back then in high school. And you also always did your best to step on me. Well, that’s natural! We’re friend, but also rival. Now, life seems so difficult and boring, right? You know that I always been there for you, right? We may still on the ground right now, but someday we will reach the sky. Thanks for the beautiful memory you created with me.

Sherry :
The last time we had quarrel, it was the serious one. It needed a year for us to make up. That was so painful back then. But that incident will make our friendship grows deeper. We already solved the very big obstacle and there’s no way we can’t conquer another mere problems. Thank you for believing me. Thank you for holding on our friendship.

Johnapi : 
I just wanna say thanks to you, dude. Thanks for all your support, your advice, and your precious time for me. Thanks for listening to my rambling. Thanks for telling me your story. Thanks for asking my opinion like I was kind of someone important. Just… thank you.



The one who are very grateful to have you guys 
in her miserable life.

Thursday, May 2, 2013

Dia Malaikat! Tapi Nggak Punya Sayap

Tiba-tiba aku tertarik bikin postingan tentang malaikat. Berdasarkan yang aku tahu dari pelajaran agama Islam pas masih sekolah, Malaikat adalah mahkluk Allah yang dibuat dari cahaya. Jadi, kalau zat pembuatnya saja sudah berupa cahaya, malaikat itu sudah pasti bersinar. Hehee. Tapi aku punya versi sendiri tentang malaikat. Menurutku, malaikat bisa saja orang yang saat ini ada di sampingmu, dalam wujud manusia. Mereka adalah orang-orang yang membantu mu disaat kamu lagi butuh bantuan. Orang yang ikut menangis saat kamu sedih, dan yang ikut tertawa saat kamu bahagia. Dan aku bersyukur, Allah seringkali mengirimkan malaikatNya ketika aku sedang membutuhkan pertolongan. Malaikat yang dikirim Allah berwujud manusia, sama seperti ku. Apa yang sudah dilakukan malaikat-malaikat itu kepada ku? Banyak! Mulai dari hal-hal kecil, sampai hal-hal yang luar biasa. Misalnya saat kamu lagi butuh pinjaman nomor rekening bank Mandiri, soalnya yang mau transfer uang gak bisa ke rekening BNI mu, dan kalau gak segera dapet pinjeman nomor rekening, transfer bakal ditunda bulan depan. Trus ada yang mau minjemin nomor rekeningnya. Dia malaikat!


Ada contoh lain, ketika kamu di jalan, lalu motormu diambil oleh tukang kredit gara-gara cicilan kreditnya udah nunggak 4 bulan, akhirnya kamu pulang jalan kaki. Trus ada yang menawarkan, "Mau aku jemput kah?". Dia malaikat! Bagaimana dengan kepala jurusan dan pihak rektorat yang mau membantumu supaya akhirnya tidak jadi dicutikan gara-gara telat bayar SPP? Mereka juga malaikat!
Itu sih cuman sedikit contoh aja. Karena kalo aku tulis semua, kayaknya butuh waktu bertahun-tahun. Mengingat aku udah hidup di dunia ini selama lebih dari 22 tahun. Lagipula aku juga gak inget semua. Hehee.
Tapi malaikat yang ini agak berbeda sama malaikat yang terbuat dari cahaya itu. Mereka bisa berubah jadi iblis sewaktu-waktu, kalo ada penyebabnya. Makanya, hati-hati ya. Jangan bikin malaikat-malaikatmu kecewa. Malaikat yang ini agak istimewa. Mereka gak bisa selamanya setia sama kamu. Jaga baik-baik hatinya. Ada satu lagi malaikat yang baik banget. Malaikatnya dalam wujud seorang ibu. Yang selalu mendoakanmu, yang selalu menantikan kepulangan mu ke rumah, selalu ingin yang terbaik buat kamu, dan jadi support terbesarmu dalam keadaan sesulit apapun.
Oiya, kita sendiri juga malaikat bagi orang lain. Tanpa terasa, kita juga pernah melakukan hal yang sama untuk orang-orang yang kita cintai. Kita juga bisa jadi malaikat untuk mereka. Tapi kok terkadang mereka gak berbuat sebaliknya untuk kita? Hmm.... No comment! :p

Dedicated for those who become my angel,
Thank you and I love you.

Friday, February 15, 2013

Sorry, You Failed!

Aah, so this it is feel. When you tried your best, but you don't succeed. Saat ini lagunya Coldplay - Fix You cocok banget buat menggambarkan situasi hari ini. Oh, so awful! Hari ini yudisium jurusan untuk menentukan siapa yang lolos yudisium supaya bisa ikut Wisuda Institut ke 106. Sebenernya sama sekali gak masalah kalau aku ikutan wisuda 107, tapi keluarga ku sudah terlanjur berharap aku bisa lulus 3,5 tahun selayaknya anak-anak penyandang gelar cumlaude yang lain, yang gak perlu lama-lama menyelesaikan studi sarjananya. Lalu aku mencoba untuk menghabiskan mata kuliah yang tersisa dalam satu semester sebanyak 21sks termasuk skripsi. Aku bilang, aku mencoba. Then I really tried really hard. Aku selalu tidur pagi untuk menyelesaikan skripsi dan berbagai revisinya. Aku terus mengejar dan mengejar. Berharap aku bisa memenuhi ekspektasi keluarga ku. 
Selama ini, di keluarga ku, aku selalu dianggap sebagai anak yang berhasil. Bahkan sepupuku yang berasal dari SMP yang sama denganku, gagal masuk SMA ku dulu. Dengan begitu, tahta sebagai anak paling pintar dalam keluarga besar masih ditanganku. Aku selalu masuk sekolah favorit, bahkan institut favorit, dengan kemampuan ku sendiri. Melalui jalur tes tulis dan bertarung dengan banyak orang yang juga memimpikan posisi ku saat ini. Beberapa minggu yang lalu, sepupu ku bilang dia juga ingin masuk institut yang sama dengan ku. Well, that's good. Keep going. Never give up! Just do the best. Aku tahu pasti menjadi bebean tersendiri bagimu jika kamu tidak bisa mengalahkan ku. Actually, I'm not that smart, like my family thinks. Aku bukan orang yang bisa mendapatkan sesuatu pencapaian dengan mudah. Tidak, sama sekali tidak. Kalau aku tidak berusaha, aku tidak akan pernah mendapatkan apa yang aku inginkan. Kali ini aku gagal mendapatkan gelar sarjanaku dengan cara cepat. Mungkin Tuhan mempersiapkan sesuatu di Wisuda 107. Mungkin akan jadi hal yang buruk jika aku lulus 3,5 tahun (lulus kuliah normal= 4 tahun). Aku tidak tahu. Yang jelas aku sudah pasrah. Aku ikhlas aku tidak diwisuda bersama anak-anak berIPK cumlaude itu. I will just graduate with my friends then.

Tulisan kertas yang dibungkus sebuah amplop putih, bertuliskan "Anda Tidak Lolos Yudisium Sehingga Tidak Dapat Mengikuti Wisuda 106 Maret 2013". Sangat menyakitkan. Lebih menyakitkan saat aku tidak lolos ujian seleksi masuk Universitas Indonesia.Aku langsung pulang ketika mereka berfoto bersama. Wajah mereka terlihat berseri dan bahagia. Andai saja aku bisa menjadi salah satu bagian dari mereka. Aku masih mengingat tatapan beberapa anak di ruang yudisium tadi. Ketika namaku tidak dibacakan sama sekali. Pandangannya seakan-akan bilang "Lhoh, kok namanya dia gak disebut". Tatapan rasa kasian yang justru membuatku semakin terpuruk. Teman-teman terdekatku baru mengambil Skripsi di semester ini dan berencana lulus di 107. 
Aku memang agak berlebihan buat memaksakan diri ikut lulus advance bareng anak-anak hebat itu. Aku tidak terlalu dekat dengan mereka, kami berteman dalam kadar normal. Tapi ketika aku sedang dalam masa sulit, mereka memberiku semangat. Mereka bilang aku pasti bisa. Masih ada waktu buat mengejar 106. Tapi kemudian keputusan hari ini membukakan mataku. Aku harus ikut 107. Di dalam angka 107 ada angka 17, angka favoritku. Mungkin ini takdir yang sudah ditetapkan oleh Tuhan kalau aku harus lulus di 107. Aku ingat, dulu aku pernah bilang, "Wisuda 107 angkanya bagus. Everything about 7 is good". Aku harus berusaha berlapang dada. Ini bukan pertama kalinya aku gagal mendapatkan apa yang sudah aku perjuangkan. Bukankah seharusnya aku masih tetap kuat? Semoga keluarga ku mengerti dengan hal ini. Aku hanya perlu minta maaf kepada mereka. Dan berharap mereka tidak malu atas kegagalanku. Aku benar-benar menyesali semua ini. Jika bulan lalu aku tidak sakit-sakitan, jika aku lebih berusaha keras, jika sidang ku tidak ditunda 3 kali, mungkin keadaannya akan berbeda. Tapi aku tidak ingin terbelenggu dengan penyesalan. Hal itu tidak akan membuatku berkembang. Aku harus tetap melaju dan berusaha merubah hal ini menjadi lebih baik. Guys, congratulation on your graduation. :) May you have a success journey and I will follow you guys soon.

Today I failed, but then I get up.
And I believe work hard never betrays me.

Thursday, February 14, 2013

That's ’s Because Yes or No Movie that I Made This Post

Several days ago, I watched Yes or No, Thailand Movie. This movie tells about romantic and touching Les Love. *eii„ I’m normal, I’m not Les. Keep that in mind :p* I’m not opposing gay or les, but I’m not supporting them either. Everyone has different choice regarding to their lives. Ah, the main actress, Kim, who acted as TOM (a girl who exhibits characteristics or behaviors considered typical of the gender role of a boy) reminds me of my old self. When I’m in high school, I liked to wear boy’s outfit *actually I don’t have skirt except my school uniform* and I always cut my hair very shortly. I like that kind of style because I just kinda feel free. But I’m kinda upset when someone mistook me as boy. Ahahaha.. something wrong with me back then. I never love girl or attracted by girl. It’s just my appearance who looks like a boy, not my heart. I like doing things that boy do, such as soccer, hiking, trekking, even dragging on the road *and I nearly died that time -__-“*

This movie also reminds me of a friend who’s the real TOM. She acts like boy and dates girl. She is beautiful, but I can say that she is more handsome. I don’t want to talk about others and they have their own choice. I believe they have their own reason, so let’s keep the earth peaceful.
You, what or who you are, is not decided by your appearance, it’s decided by your heart. But still, I hope we will never against the nature. *Aamiin* Well, girls, let’s love the boys. They are currently waiting for us :D

P.S. : Yes or No 2 is good too. Recommended. :)
Ah, today is kinda lovely, right? People said this is Valentine Days. I'm not celebrating it, but I hope a lot of people will get a lot of love today.

The one who wondering why
Kim is so handsome.

Monday, February 11, 2013

Fenomena di Sekolah

Setelah nonton drama Korea yang judulnya School 2013, dari episode 1 sampai episode 16 ditambah satu episode spesial interview, aku jadi mikir, kok dulu pas sekolah aku adem ayem ya. Tidak ada yang namanya pem-bully-an, penindasan, penggencetan, dan semacamnya. Yang kuat dan berkuasa menindas yang lemah. Apa mungkin aku dulu anti-social plus introvert jadinya gak tau keadaan lingkungan sekitar? Kemudian aku berpikir lagi, ah..nggak, emang sekolahku damai banget kok. Hmm... SD dulu di Yohanes Gabriel, SMP di SMP N 4, SMA di SMA N 2, gimana gak adem ayem, lha wong semua itu sekolah baik-baik. Bukan bermaksud membanggakan diri, tapi sekolah-sekolah itu termasuk sekolah favorit di kota ku. I really work hard to get to that school and I really try hard to keep my grades from falling down. :p

Bukan maksud hati untuk tidak bersyukur karena selalu dapat sekolah bagus, tapi drama ini juga membuatku berpikir, kok dulu pas jaman-jaman masih sekolah gak ada yang gantengnya kayak pangeran, kayak pemeran cowoknya, Go Nam Soon (Lee Jong Suk) sama Park Heung Soo (Kim Woo Bin). Kan sekolah jadi boring banget. -__-" Gak ada yang bisa dikecengin. Gak ada yang bisa membuat hati berdebar-debar. Gak ada yang bisa bikin semangat ke sekolah. Hehehe... Dalam drama ini, bromance antara Namsoon dan Heungsoo romantis banget. Persahabatan dua manusia yang sangat kuat. Aku sampek habis banyak lembaran tissue gara-gara nangis terharu. Banyak pelajaran bagus yang bisa dipetik dari drama ini. Di episode spesial, sang sutradara bilang, melalui drama ini beliau ingin mengungkapkan hal-hal yang sering terjadi di sekolah, tempat dimana orang tua tidak tahu sama sekali tentang apa saja yang anak mereka sedang alami atau lakukan. They learn many things here. They learn about good experience here. But, we should not forget that the school violence did also exist. Perhatian orang tua sangat diperlukan dalam hal ini. Menanyakan apa yang hari ini dikerjakan di sekolah merupakan pertanyaan yang wajib ditanyakan oleh orang tua. Well, my parents did pay attention to my progress in school. I must be grateful because I have such caring parents.  Pokoknya drama ini recommended banget buat ditonton. Korea sama Jepang itu emang jagonya bikin drama keren. Salute!


P.S. : It’s completely a lie when I said I really bored with school. It's also a lie when there's no one who can make my heart beat fast. The fact is, I really love school and I used to fall in love with upperclassmen for 4 years long. :p
School is my second home. Since I was in elementary school, I never cut class. That’s why I always got the best rank in school. It’s same when I was in junior high and senior high. I never sleep during the class too. Even though my achievement in junior high and senior high is so-so, I still love school. Until I got into college, majoring in Information System. School is another warm place beside our home sweet home. A lot of good memories and sad memories blended together like a sweet hot chocolate. Chocolate is actually bitter, but another thing make it sweet and lovely.

The one who really likes school,
and will always love school. 

Wednesday, November 7, 2012

You can glue broken ceramic, but not for heart

Udah lama ya gak ngeblog lagi. Hehehe~ Semester ini semua mata kuliah diambil, ditambah ngerjain skripsi sekalian, biar lulus cepet. *Aamiin.* Trus segera menjalankan misi yang selanjutnya. Karena manusia tak pernah tau sampai kapan dia akan berada di dunia ini. So, everyone~ let's spend our time wisely! Males-malesan dikit bolehlah...yang penting harus tetep bertanggung jawab sama amanah. :D 

Oke, lanjut! Pernah gak sih kamu disakiti sama temen dan saking keterlaluannya bahkan kamu yang biasanya pemaaf sampai gak bisa maafin orang itu? Sesuai dengan judul postingan ini, "You can glue broken ceramic, but not for heart". Hati seseorang bukanlah keramik atau sejenisnya yang setelah kamu hancurin lalu bisa kamu sambung lagi dengan mudahnya. Tidak bisa. Butuh waktu yang lama jika hati itu sudah bener-bener hancur buat kembali lagi seperti dulu. Dan itupun gak bisa sepenuhnya kembali utuh seperti sebelum hati itu dihancurkan. Pasti ada beberapa bagian yang tidak bisa disambung lagi. Kenapa aku menganalogikan hati dengan keramik? Karena hati juga mudah patah, mudah hancur. Bermain-main dengan hati seseorang adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Once you broke it, it will take some times to repair. Hal ini yang sedang terjadi sama aku sekarang. Aku berani mengklaim diriku sebagai teman yang loyal. Aku tidak pernah sekalipun menghianati seorang teman walaupun teman itu pernah melakukan hal yang buruk kepadaku. Sama sekali tidak pernah. Jika ada teman yang berbuat salah, biasanya kami bisa saling memaafkan dengan mudah. Tapi tidak dengan kali ini. Kasusnya sudah terlalu berat. Levelnya sudah terlalu tinggi. Kejadian ini bermula ketika kerja praktek di Kalimantan. Aku datang ke Kalimantan dengan tujuan untuk kerja praktek, sebagai syarat untuk menempuh mata kuliah, supaya dapat pengalaman baru, sekalian liburan, dan ternyata aku juga dapat bonus yang sangaaat luar biasa. Sakit hati! 



Peraturan di jurusanku, kerja praktek boleh berpasangan atau individu. Kebetulan ada yang mengajak aku berpasangan. Sebenernya aku sudah berencana untuk mengajak teman lain buat jadi partner. Tapi kebiasaanku adalah siapa yang ngajak buat partner-an duluan, itulah yang akan jadi partner ku. Aku tidak pernah membeda-bedakan teman. Karena aku juga tidak suka dibeda-bedakan. Alhasil, jadilah aku partner-an sama temen yang ngajak itu. Sebenernya aku dan partner ku ini cukup deket. Kita biasa curhat-curhatan *tapi biasanya aku yg sering jadi pendengar aja, aku gak terlalu suka ngobrol panjang* Anak ini gak terlalu keliatan di kampus dan gak terlalu bisa berbaur sama temen-temen yang lain. Dia punya pemikiran sendiri tentang anak-anak di kampus yang terkadang bikin aku...ehhmm...ngapain diambil pusing sih? Tapi aku tetep support dia dengan pemikirannya itu. Setiap individu punya hak untuk mempunyai pemikiran masing-masing. Dia juga pernah bertanya kok bisa aku hidup dengan sifatku yang easy going. Ya..just take it easy aja. That's all.

Ternyata pertemanan kami hancur akhirnya. Aku diperlakukan dengan seenaknya. Bagaimana bisa aku harus nurutin setiap kemauannya. Hey, aku disini karena kamu minta aku buat nemenin kamu yang gak berani buat kerja praktek sendirian ketika seseorang yang kamu klaim sebagai "sahabat" menolak ajakan mu buat partner-an kerja praktek. Lalu ini yang aku dapat? Dulu aku sempat bertanya-tanya. Kenapa banyak teman-teman di kampus yang gak suka sama anak ini. Kemudian 45 hari di Kalimantan cukup memberiku jawaban yang sejelas-jelasnya. Aku sangat menyesali hal ini terjadi. Tapi tidak ada yang bisa mengembalikan waktu yang terbuang. Yang berlalu biarlah berlalu. Seberapa buruk kenangan itu, tidak perlu dilupakan. Karena hal itu akan jadi kekuatan untuk kita dalam bertindak. Jadikan pelajaran hidup untuk mencari kenangan-kenangan lain yang lebih indah. Dia pernah mencoba untuk meminta maaf. Dan seperti yang ku duga, dia selalu mengulangi lagi setiap kali setelah minta maaf. Saat aku sulit memaafkannya karena terlalu sakit hati, dia menyebutku kekanak-kanakan. Tidak bisa bersikap dewasa. You call that "sincere apology"? Aku bersedia memaafkan dia, tapi tidak untuk mengembalikan keadaan seperti sebelum semua kekacauan ini terjadi. Itu mustahil.

Sudah sangat parah yang kau perbuat, kawan. Maaf kalau aku masih gak terima. Terlalu sakit. Sudah terlalu banyak airmata yang mengalir. Aku bukan Tuhan Yang Maha Pemaaf. Aku manusia biasa. Kalau kau tidak memperlakukan ku dengan baik, aku bisa benar-benar pergi. Aku bukau kan seseorang yang setelah kau sakiti dengan hebatnya, lalu kau memintaku untuk tetap tinggal, dan aku akan tinggal. Tidak. Aku punya keterbatasan. Aku kira kamu adalah orang yang paling mengerti tentang apa yang namanya sakit hati, ternyata aku salah. Terima kasih atas segala pelajaran hidup yang sudah kau berikan selama ini.

From the deepest of the heart,

Monday, July 2, 2012

The Story About My Boyfriend

Besok aku sudah harus berangkat ke Kalimantan buat KP (kerja praktek) di kilang minyak terbesar di Asia Tenggara. Ah, aku pengen cepet-cepet KP, lalu segera liburan. KPnya 1,5 bulan coy, habislah liburan ku semester ini. Banyak banget yang harus diurus buat KP-KPan ini. Test darah lah, test kesehatan lah, daftar asuransi Jamsostek, beli baju buat ke kantor, dan buanyak lagi di behind the scene nya. Hari ini, aku nemenin temen ku mau ngecilin celana kain buat ke kantor ntar. Trus pas di perjalanan, ada sesosok manusia yang sangat aku kenal. Cowok ku. Kita papasan di jalan, tapi dia gak liat aku. Hari ini kan seharusnya dia udah mulai KP hari pertama di sebuah perusahaan di kota Gresik. Kok dia bisa wandering di jalanan sekitar sini. Lalu aku buka hape, berniat mau sms dia, kok dia masih di Surabaya. Ternyata sudah ada sms dan miscall dari dia. Dia tanya aku dimana, sudah makan apa belum. Wah, kayaknya dia mau ngajak makan, tapi bagaimana dengan KPnya? question
Lalu dia telpon aku lagi. Ternyata beneran, dia mau ngajakin makan siang bareng. Setelah aku selesai nganterin temen ku ngecilin celana, aku balik ke kost. Aku masuk ke dalam buat ke toilet sebentar, lalu tak lama kemudian si dia udah nunggu di depan kost. Jadilah kita makan siang bareng hari ini. Kita makan di sebuah mall di Surabaya. Anak ini kalau ngajak makan, pasti kalo gak ke cafe ya ke mall. Walaupun kita pacaran, gak enak juga lah sama dia. SOalnya dia pasti yang bayarin. Mau ku, kita sekali-kali lah makan di pinggir jalan gitu. Masalahnya, makanan sederhana di sini itu kebanyakan "lalapan" atau "penyetan". FYI, dia gak suka makanan pedas. Sementara lalapan itu kan cuman nasi+lauk+sambel+lalap timun atau daun kemangi. Ya itu udah secara otomatis gak masuk dalam list makanan yang bisa dia makan lah. Lagi pula, disini dia punya rumah. Dia jarang makan diluar, soalnya bisa makan dirumah. Jadinya dia gak ada rekomendasi tempat makan biasa, selain di food court gitu. Kayaknya hari ini dia ngeluarin kocek yang cukup besar buat kita makan siang. Aduh, maaf ya sayang~ seharusnya aku gak ngambil porsi yang sama kayak yang kamu ambil pucca_love_14.


Kita ngobrol seperti biasa. Ngomongin tentang mantan-mantannya dia, tentang kenapa kok bisa aku baru punya pacar sekarang, dan macem-macem. Hari ini, dia bolos KP karena aku. Mungkin gara-gara sms ku kemaren malem yang agak manja kali ya. "....aku lagi packing lhoh, I'm gonna miss u sooo mucchhhh" seperti itu kira-kira sms ku semalem. Dan hari ini dia bela-belain gak masuk hari pertama KP supaya aku bisa jalan-jalan ma dia, sebelum kita pisah buat waktu yang agak lama. Mungkin dia sedang belajar menyayangiku sekarang. Aku tidak tahu apakah dia udah bener-bener ngelupain perasaan dia ke mantannya atau belum. Yang jelas, aku sayang banget sama dia. Udah gitu aja!
Aku sering ngerasa, aku tuh gak pantes buat dia. Aku cewek biasa saja. Kalau aku ditanya, apa value ku? aku bingung mau jawab apa. Kalau dia... Dia cowok yang sempurna bagi ku. Dia baik, dia ganteng, dia tinggi, dia smart, dia berwawasan luas, dia...my someone over the rainbow. Aku gak lagi mimpi kan ini? Dan kalau aku lagi mimpi, bangunkan aku, dan jadikan mimpi itu kenyataan. I'm so happy to have you. You are my first and you give me very very beautiful days. Aku harap, kisah kita tidak berakhir seperti kisah-kisah mu terdahulu. Aku harap, kita bisa melalui satu tahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, dan seterusnya.


From a girl who really loves you,


Saturday, June 23, 2012

Mungkin

Apakah aku melukai mu? Maafkan aku! Terkadang aku memang sangat bodoh. Begitu bodoh sehingga tidak mampu mengatakan dengan benar apa yang sebenarnya harus ku katakan. Kita... mungkin dulu aku pernah berarti sesuatu di hidupmu. Mungkin. Sesuatu, perbuatan ku, mungkin telah membuat mu terluka sehingga kau sangat kecewa lalu meninggalkan ku. Kemudian aku bertanya-tanya, apa salah ku, tanpa berani berbicara langsung kepada mu. Mungkin kesalahan ku terlalu besar sehingga melihatku pun kau tak mau.
Dan kesalahan ku semakin besar karena aku tidak pernah mencoba untuk berbicara kepada mu tentang semua ini. Aku hanya menunggu dan menunggu kesempatan untuk meluruskan semuanya. Tetapi kesempatan itu tidak pernah datang. Sampai akhirnya mungkin kau memutuskan untuk melupakan semuanya, mencari seseorang lain, yang lebih baik, dan menganggap semua tidak pernah terjadi. Terkadang aku menjadi sangat bodoh. Begitu bodoh sehingga tidak bisa menunjukkan sikap yang seharusnya ku tunjukkan kepadamu. Tidak seharusnya aku berbuat seperti itu. Bukankah saat itu kau sedang membutuhkan ku? Lalu mungkin aku melakukan hal yang membuatmu sakit hati. Maafkan aku!


Tapi, aku masih menanti kesempatan itu. Aku hanya ingin tahu. Apa yang membuatmu begitu marah. Kau tidak perlu mengatakan apa yang kau rasakan. Terlihat jelas dari sikapmu. Ah, aku tidak berharap posisi ku dikembalikan sama seperti setahun yang lalu. Sama sekali tidak. Situasinya sudah berbeda sekarang. Aku hanya tidak mau kehilangan mu, aku tidak mau kehilangan teman, itu saja. Sedih jika mengingatnya. Sungguh. Kau orang baik, wajar jika aku merasa sangat kehilangan. Aku senang saat itu kau berubah setelah mendengarkan ku. Aku merasa berarti saat itu, satu tahun yang lalu. Satu tahun yang lalu, dimana aku masih belum sangat bodoh lalu melukai mu. I sure didn't mean to do that. Let's be friend like a year ago. I am a human. I am not an angel. I can make mistake. I might be stupid. But I am not that stupid to hurt you twice.

Dari orang bodoh, yang tidak pernah bermaksud melukaimu
Dan masih berharap untuk memperbaiki semuanya

Thursday, June 21, 2012

Hidup Adalah Memanfaatkan dan Dimanfaatkan

Seseorang menitipkan seseorang kepada ku. It's not literally means "menitipkan". Tapi dia minta tolong, supaya aku bisa merubah sifat orang tersebut. Well, mari kita ulas dari awal. Jadi begini, di atas bumi, di bawah langit, hiduplah 3 orang mahasiswi. Supaya lebih mudah dijelaskan, kita beri nama masing-masing karakter ini. Sebut saja Princess, Derpina, dan Chibi(aku). Mereka bertiga adalah teman satu angkatan di sebuah institut terkemuka di Jawa Timur. Suatu malam, Derpina mengirimkan sms kepada Chibi. Wah, tumben sekali nih anak sms ngajak ngobrol, pasti ada sesuatu yang penting.

pika16
Keesokan harinya, setelah selesai kuliah, kami duduk di gazebo kampus, dibawah langit sore yang indah. She tells me everything. She reveals everything. The fact that I never know. The fact that really shocked me. Dia cerita tentang hubungan pertemanannya dengan Princess. Selama ini aku hanya mendengar cerita tentang pertemanan mereka dari sisi Princess. Dia memang sering cerita-cerita tentang kehidupannya ke aku, termasuk lika liku hubungan pertemanannya dengan Derpina. Kali ini aku mendengar dari sisi yang berbeda. Aku selalu mengira bahwa Derpina adalah orang yang mempunyai sifat yang sama dengan Princess, yaitu ketika kamu sudah dekat dengan seseorang, orang tersebut harus terus sama-sama kemanapun, dimanapun, dan kapanpun. Kalau kamu udah nyaman dengan seseorang, ya kamu maunya cuma sama dia terus. Kira-kira seperti itu. Aku selalu berpikir bahwa Derpina adalah orang yang socially awkward, susah berbaur dengan lingkungan sekitar, kaku. pucca_love_12
Kenapa aku menyimpulkan begitu? Karena apa yang diceritakan oleh Princess memberi gambaran seakan-akan Derpina adalah orang yang tidak bisa mengijinkan Princess berteman dekat dengan orang lain karena dia akan merasa ditinggalkan. Oh God, why??? Aku heran dengan orang-orang seperti ini. Sebegitu susahnya kah mencari kawan sehingga harus ada perasaan seperti itu? Dan aku juga heran dengan orang-orang seperti ku, yang dengan mudahnya making friends with a lot of people easily and naturally. Aku tidak bermaksud membanggakan diri. Sama sekali tidak. Aku tidak menjamin teman-teman yang ada disekelilingku adalah orang yang benar-benar menyukai ku. Aku tidak takut dimanfaatkan. Realistis ajalah. Hidup itu adalah memanfaatkan dan dimanfaatkan. Kita harus bisa survive dengan memanfaatkan dan mau dimanfaatkan. Itu adalah kunci utama dalam bersosialisasi. Kamu harus punya sesuatu untuk bisa diterima oleh lingkungan. Sebisa mungkin jangan buat orang lain males deket-deket ma kamu. Jadi menyebalkan bolehlah, tapi jangan kelewat batas. Dan usahakan kamu ada disaat teman mu membutuhkan mu disaat-saat sulit mereka, karena siapa tahu mereka juga akan berusaha membantumu saat kamu membutuhkan mereka. pucca_love_17
pika21
Oke, cukup dulu petuahnya. Kembali ke permasalahan awal. Apa yang diceritakan Derpina berbanding terbalik dengan yang diceritakan Princess selama ini. Sedikit mengejutkan ketika Derpina bilang tentang isi hatinya yang sebenarnya. Ternyata dia sama sekali bukan seperti yang ku kira. Ketika aku beramai-ramai hang out bersama kawan-kawan ku, yang ada di pikiran Derpina adalah dia juga ingin ikut gabung bareng kita. Seneng-seneng bareng, menikmati masa menjadi mahasiswa yang seru. Tapi lalu dia berkata, dia tidak bisa dengan mudah gabung bareng kita-kita soalnya Princess akan merasa ditinggalkan kalo Derpina hang out sama kita sementara Princess gak diajak. Kata Derpina, Princess mungkin akan bilang gini, "Lhoo..kamu mau sama-sama mereka ya? Ya udah deh!" *dengan nada memelas* Aku jadi kasihan sama Derpina. Dia itu pengen menjalin persahabatan dengan orang banyak, dia pengen masa mudanya diwarnai dengan seru-seruan bareng teman yang banyak. Tapi dia harus terbelenggu dengan masalah seperti ini. Saat aku bilang, "aku ini singularity point, aku bisa bergabung dengan mereka, mereka bisa menjadikanku bagian dari mereka, tapi ketika aku tidak sejalan dengan mereka, aku bisa mengambil keputusan sendiri". Lalu Derpina bilang dia pengen juga seperti itu, tapi dia tidak bisa. Well, aku mengerti posisi dia. Jika kita melakukan sesuatu yang sepele, namun bisa melukai hati Princess sedikit saja, efeknya bisa sangat besar.
pucca_love_16
Princess bisa melukai dirinya sendiri dengan menyayat tangannya. Itu adalah hal yang paling kami takutkan jika kami secara tidak sengaja membuat Princess desperate. Princess adalah tipe orang yang suka berharap terlalu tinggi pada seseorang. berharap orang tersebut akan selalu dan selamanya berbuat baik kepada dia. Oh God, apakah kami terlihat seperti malaikat? Aku dan Derpina juga manusia. Pasti punya salah, pasti pernah menyakiti, pasti pernah berbuat jahat, pasti pernah berbohong. Don't put high expectation to us. Bagaimana yah caraku untuk menjelaskan semua ini ke Princess bahwa sebenarnya ekspektasinya yang berlebihan terhadap kami, terutama Derpina yang dia sangat sayangi, malah membuat hidup Derpina tidak tenang. Hidup udah susah, janganlah ditambah-tambah susah.biggrin
Being realistic is important. Seperti lagunya Niky Astria, "Dunia ini panggung sandiwara". Ya memang. Disini kita bersandiwara, atas skenario yang sudah dipersiapkan Tuhan untuk kita, dengan improvisasi kita sendiri. Tidak bisa dipungkiri bahwa kita perlu bersandiwara. Bukan berarti dengan bersandiwara membuat kita jadi 'palsu'. Ada kalanya kita perlu menjaga keseimbangan alam. Kita harus tahu, kapan kita harus menjaga situasi, membuka segalanya dan menyaring beberapa, lalu menjaga perasaan orang lain.
pucca_love_17
Aku pengen Princess mengerti tentang hal ini. Menurutku, takut disakiti atau dikhianati bukan alasan untuk tidak membuka hati untuk orang-orang yang lain. Justru dengan banyaknya hantaman, lalu kita memperbaiki kembali hati kita, hati kita akan jadi lebih kuat. Tuhan memberi kesempatan kita hidup untuk belajar. Mempelajari apa saja yang bisa dipelajari. Dan aku harap Princess, Derpina, dan Chibi bisa menjadi sahabat yang solid dengan cara yang sehat.

Vampires are forever, so are bestfriends
Let's love each other, not hurt each other...

Tuesday, June 5, 2012

Falling in love is something "Absurd"

Membuat keputusan untuk bersama dia itu...bukan main-main. Kalau tidak benar aku sayang dia, ngapain aku jadian sama dia? Terlalu banyak perbedaan diantara kami. Aku mencoba untuk mencari persamaan, tapi belum menemukan. Dilihat dari hal yang kecil sajalah. Makanan misalnya. He can't eat what I want to eat. Dia gak suka makanan pedas, aku maniak makanan pedas. Aku biasa makan mie instan, sementara bahaya sekali kalau dia makan-makanan seperti itu. Kalau aku sih makan apa aja juga hayo! Makan di restoran alhamdulillah, makan di warteg ya sudah kebiasaan. Dia bahkan tidak suka Takoyaki. Jajanan Jepang yang aku suka banget. Kami juga hidup dilingkungan dengan status sosial yang berbeda. Tapi mungkin dia belum tahu atau memang tidak peduli. Pokoknya kita itu banyak perbedaan, udah gitu aja.

Bener kata Raditya Dhika, lewat bukunya Marmut Merah Jambu, dia berkata, "Jatuh cinta itu suatu hal yang absurd". Iya juga sih. Hanya karena hal-hal kecil, seseorang bisa jatuh cinta. Contohnya : kekaguman saat si dia mengungkapkan pemikirannya yang tidak lazim tentang keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak, bukan Blackberry Messenger). Wah, jarang-jarang aku menemui respon yang berbeda tentang kasus ini. Contoh lain : saat dia memakai jaket jurusannya, yang warnanya merah menyala. Tunggu dulu, apa yang berbeda dari seseorang cowok yang berjalan dengan memakai sebuah jaket jurusan? Ya, gak tahu! Pokoknya dia kelihatan keren, udah gitu aja.

Jatuh cinta itu sesuatu yang absurd. Hahaha, benar sekali! Terkadang, kita tidak perlu punya alasan untuk bisa jatuh cinta kepada seseorang. Mungkin gak sih? Hmm, kalau hal itu aku tidak tahu. Yang jelas, aku selalu punya alasan untuk menyayangi seseorang. Termasuk buat sayang sama dia.
Saat itu, aku ingin sekali ngasih sesuatu kepada dia. Entah kenapa pikiranku langsung hinggap buat ngasih "Four-leaf Clover", yang bahasa Indonesia-nya Daun Semanggi berdaun empat. Setiap helai daunnya mengandung makna yang berbeda. Daun pertama, supaya kau mendapatkan ketulusan cinta. Daun kedua, supaya kau selalu sehat. Daun ketiga, supaya hidupmu makmur. Daun keempat, supaya kau selalu beruntung. Katanya, ada satu kemungkinan semanggi berdaun empat di antara sekumpulan 10.000 semanggi berdaun tiga. Aku pernah beneran nemu semanggi berdaun empat pada saat acara kerja bakti bersihin sekolah pas SMA. Saat itu pas kita lagi bersihin rumput liar di deket Laboratorium Kimia, temenku bilang, "Eh, katanya, kalo kamu nemu semanggi berdaun empat, kamu bakal dapet keberuntungan". Lalu aku mencabut salah satu daun semanggi yang ada disitu. Dan ternyata, itu yang berdaun empat. Hahaha... Lalu mereka berusaha mencari yang berdaun empat yang lain, tapi gak ketemu. Sedikit menyesal soalnya daun itu tidak aku awetkan di dalam Fiber Glass dan malah aku buang.

Menemukan semanggi berdaun empat itu takdir. Kalau gak ditakdirkan ya, gak ketemu. Jadilah aku membeli gantungan hape yang ada semanggi berdaun empat-nya di dalam fiber glass. So expensive. Maklum, itu barang diimpor asli dari Jepang. Setelah barangnya sampai di tanganku, langsung aku berikan ke dia. Aku bahkan tidak bisa mengucapkan makna semanggi berdaun empat dengan mudah saat aku memberikan benda itu ke dia. Aku hanya bermaksud supaya dia selalu dikelilingi dengan kebahagiaan. He deserve it. Dia anak baik. Dia pantas buat bahagia. Mungkin dia bakal menganggap ku aneh karena ngasih gantungan hape. Mungkin benda itu gak worth it. Tapi akhirnya aku tetap ngasih itu ke dia. Aku udah gak peduli mau dianggap aneh atau seperti apa. Dan diluar dugaan. Gantungannya langsung dipasang dihapenya. Aku harap dia gak terpaksa buat pakai gantungan itu. Aku bilang, aku gak minta dia buat pasang gantungan hape itu. Cukup disimpen aja juga gak apa-apa. Soalnya aku tahu, cowok biasanya gak suka pakai gantungan hape. Lalu dia menjawab, "Tapi kalo aku mau pakek gak apa-apa kan".


I'm so lucky to have him around,

Monday, May 21, 2012

Me and candy

Ada sebuah perkataan, "Kalau kamu adalah orang yang tidak suka makanan-makanan manis, itu berarti kamu telah kehilangan 10% dari manisnya dunia". Untungnya aku bukan termasuk orang-orang yang tidak suka makanan manis. Semua yang manis-manis aku suka, terutama permen. Segala jenis permen. Mulai yang murah sampai yang mahal, yang bentuknya wajar sampai tak wajar, yang manisnya kebangetan sampai yg gak manis sama sekali, pokoknya yang label permen, aku suka. Pernah juga dulu borong permen Lollipop dari event Malang Tempo Doeloe. Lillopop ukuran besaaarr, dan rasanya manis abis. Gara-gara ini, aku jadi dipanggil Miss Lillipop sama temen ku. Tapi bukan si Lollipop yang di Putih Abu-Abu yak. Kamseupay..yeeuu...

Niatnya sih aku beliin buat adek sama sepupu-sepupu ku. Udah lama gak ketemu kan tuh dan aku jarang juga beliin mereka jajan. Eeh, lalu aku mendapati gigi mereka pada gigis semua. Alhasil, mereka gak bisa makan permen yang aku beliin, dan aku yang makan permen itu semua. Tapi tenang aja, aku nyadar kok. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Aku berusaha mengontrol hoby makan permen ku supaya gak kena diabetes. Jangan setiap hari ngemut permen dan jangan lupa makan sayur. Nggak males-malesan juga. Kan kalau banyak aktifitas, bakal ada gula di dalam tubuh kita yang bakal dibakar buat bikin energi.


Udah pernah nyoba permen Sticky? Aku pengen banget makan permen ini udah sejak 2 tahun yang lalu. Pas aku browsing-browsing di internet buat liat-liat gambar permen, trus nemu permen yang bentuknya bagus. Permen Sticky hadir di Indonesia baru tahun 2012 ini kok. Asalnya sih dari Australia. Cara pembuatannya perlu keahlian. Rasanya enak. Bentuknya unik. Dan tentu saja, harga berbicara. Lumayan mahal sih kalo dibandingkan permen-permen yang lain. Tapi sebanding lah sama apa yang kita dapet dengan harga segitu. Saat ini, Sticky cuman ada di Mall Taman Anggrek, Jakarta. Pengennya sih order online. Tapi ternyata minimum ordernya harus 200Ribu. Yang benar saja. Mau bikin gigi bolong-bolong? Lagipula gigi geraham lagi tumbuh. Jadi harus dijaga baik-baik supaya pertumbuhannya gak keganggu.


Trus akhirnya, aku minta temen ku yang lagi kuliah di Jakarta buat beliin. Dia beliin yang Rock Mix. Kalau beli yang Rock Mix, wadahnya dari kaca. Beratnya 120 gram. Rock Mix ini isinya rasa buah-buahan campur. Enak-enak. Ada rasa pisang, mangga, raspberry, markisa, nanas, kimi, dan macem-macem deh. Menurutku, yang paling enak tuh yang warna biru, Blueberry. Sebenernya aku juga pengen nyobain yang Flower Rock. Kira-kira, apa rasanya juga kayak bunga? Pasti unik rasanya. Tapi sayang banget, tempatnya nan jauh disana. Semoga Sticky segera buka cabang. Minimal di Surabaya gitu. Biar aku jadi deket kalau mau beli. Hehee...



The Girl who loves candy so much,


Monday, April 30, 2012

The letter from my heart


I just wanna cry, but I can't
I'm in so much pain till I can't feel nothing but this hurtful feeling
I need my medicine
The medicine to remove my pain
The medicine to get back my smile

I just wanna cry, but I can't
I'm trying to watch saddest movie but tears don't come out
I'm trying to watch funniest movie but laugh is too hard to do
I need my medicine
The medicine to make me feel better
The medicine that never hurts me

I'm sorry that I ignored you today
It's not that I don't love you
But the pain in my heart makes me can't think about good things
It blocked my sight
It shut my mouth
It even closed my ear




I want to hide all of this
So nobody can't see
I want to act strong
So everybody will think everything is okay
I want to close my eyes, but I have to see everything
I want to hear nothing, but I have to listen these things
I want to die, but I have to continue living

God is punishing me
Because I am starting to walk away from His path
Maybe I deserve it

I will go to somewhere to find my medicine
I promise it won't take too long
Just wait for me,
Because when you found me for the second time,
You will find the brand new person who deserve to accept your love

From the one who deeply love you,

Saturday, January 7, 2012

Who is Fortunela?

Who is Fortunela?
She is a Lady from a poor noble family that has nothing left but their name
Her life is tough, she can't get whatever she wants, she already lost a lot of precious things.
But she is so pure, she has strong heart, she has a bright smile, and one day she can achieve her dreams.
Her dream is to take back a lot of valuable things she lost. Her life is full of happiness since then.
She earn a lot of love from everyone because she deserved it already from the very beginning.


And I'm Fortunela...

Saturday, November 26, 2011

Indonesia can rule the world

**Share dari Group Viva Fortuna_XiV**

Sekedar menyampaikan amanah dr status fb teman, utk meng-share cerita ini. semoga bermanfaat.Cerita mahasiswa Indonesia di Ausie.
...
Nyata.

Suatu pagi,kami menjemput seseorg klien di bandara.Org itu sdh tua,kisaran 60 thn.Si Bpk adl pengusaha asal Singapura,dgn logat bicara gaya melayu&english,beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda.

Beliau berkata,"Ur country is so rich!"
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu."Indonesia doesn't need the world,but the world needs Indonesia,"lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia,U don't need the world."

"Mudah saja,Indonesia paru2 dunia.Tebang saja hutan di kalimantan,dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing,we can't be rich without Indonesia 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.Bisa terbayang uang yg masuk ke kami,apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia,ga peduli harga selangit, laku keras.Lihatlah RS kami,org Indonesia semua yg berobat.Trus,kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk?Ya,bener2 panik.Sangat terasa,we are nothing.Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras.Termasuk di Singapura dan Malaysia?Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.Liatlah negara kalian, air bersih di mana2,liatlah negara kami,air bersih pun kami beli dari Malaysia.

Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis,krn pasirnya mengandung permata.Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3rb/kg ke pabrik china,sipabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg.Saya liat ini sbg peluang.Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia!

Ya,karena negara kalian memiliki segalanya.Mereka takut kalau kalian mnjadi mandiri,makanya tidak di embargo.

Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dr petani2 kita sendiri,belilah tekstil garmen dr pabrik2 sendiri.Tak perlu impor klo bs produk sendiri.

Jika kalian bs mandiri,bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!

pucca_love_17
Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia...(^O^)/

I love Indonesia,
Now and forever.....

Saturday, October 22, 2011

Gomenasai, obaachan~

This morning, 8:52 AM, an unknown number called me. I think that is a call from my friend because yesterday she said she wanna borrow my jacket. What a shock! That's from my father. I don't know why he didn't use his own phone to call me. And he just said something shocking when I was a half awake. My father said that my grandma passed away this morning.
So speechless. I don't know what to say on the phone. My father ask me if I gonna go home or not. I stammered and finally I said I don't go home. Yeah, I won't go home.

That's not because I don't love her or I don't wanna see her for the last time. I really love her. However, she raised me and looked after me when I was child while my mother was still taking education in college. She is the one who I ran into when my mother scolded me. I once dreamt that I will make her happy. She likes visit some recreation place. I once dreamt that I will take her to a lot of beautiful places. But, it seems too late now. I already lost many beloved people in my life. First, my aunt from my mother, then my grandma from my father, then my grandpa from my father, now my grandma from my mother.
Gomenasai~ The reason I don't go home today was because I think I don't make it on time. I will take about 5 hours to arrive at my hometown. 5 hours are too long. I'm sure that my grandma will be buried before that. What is the point of going home if I can't see you for the last time? Hontou ni gomenasai obaasan. Watashi wa uchi he kaeritai yo, demo dekimasen deshita.
Hontou ni gomen na. I promise, I will visit your grave, bring some flowers to make it fragrant, and clean it up.
Mou ichido, gomenasai~ Obaachan ga totemo daisuki desu.pucca_love_16pucca_love_17

The girl who loves her GrandMa,

Tuesday, October 11, 2011

Being a leader? It's not a drug, but it's addictive

Salam olahraga~ pucca_love_13 *mau ngapain buuk?*
Welcome back to my new post. Kali ini pembahasannya sedikit lebih serius. Tapi ya, dibikin enjoy aja laah *ngetik sambil ngemil soes kering*
Kejadian siang ini membuat aku sadar betapa beratnya menjadi seorang pemimpin.
Pernahkah kalian jadi pemimpin? Gak perlu jadi pemimpin besar lah...yah, misalnya jadi ketua kelas gitu. Aku yakin, semua orang pernah jadi pemimpin, jika bukan memimpin orang lain, at least mereka memimpin dirinya sendiri. Bagaimana menurutmu, rasanya jadi pemimpin? Asyik kah? Susah kah? Menantang kah? Everybody has their own opinion about this. Kali ini aku mau share beberapa pengalaman ku jadi pemimpin.
Sejak kecil aku sudah terbiasa jadi pemimpin. Mulai dari kelas 1 SD, aku sudah ditunjuk sebagai ketua kelas. Lalu saat upacara, aku sering diminta jadi pemimpin barisan, pemimpin peleton, pemimpin paduan suara, dan lain-lain. Itu hanya pengalaman kecil. pucca_love_11
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret tahun 2011, aku menjadi koordinator acara untuk sebuah event tahunan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang aku ikuti. Ini adalah pertama kalinya aku bisa menjadi koordinator untuk acara tingkat provinsi. Sebelum-sebelumnya aku hanya menjadi koordinator acara tingkat jurusan. Nah, terjadi sesuatu di acara ini. Sebuah sekenario berat telah dipersiapkan oleh presiden UKM dan tidak ada satupun anggota yang mengetahui. question
Jadi begini ceritanya...
Setiap kita mengadakan kegiatan, hal yang pertama kita lakukan adalah membuat proposal. Lalu kita meminta berbagai perijinan dan tanda tangan pihak-pihak terkait supaya acara kita mendapat dana dari pusat, yang dalam hal ini adalah pihak rektorat. Pokoknya ada banyak proses yang perlu kita lakukan sampai akhirnya acara kita bisa didanai. Pernah terbayangkan kalo kalian mau bikin acara besar sementara dana yang disetujui hanya 30 % dari anggaran yang kalian ajukan? kebayang kan betapa bingungnya panitia saat itu. Setiap hari kita adakan rapat, rapat, dan rapat, bahkan sempat terbesit rencana kalo acaranya bakal mundur. Tapi ini jelas tidak mungkin karena poster dan undangan sudah tersebar *berasa mau nikahan aja yak*pucca_love_13
Alhasil, sesuai kesepakatan bersama, kami meleburkan beberapa sie menjadi satu. Di proposal masih dibagi dalam beberapa sie, tapi kenyataannya semua sie akhirnya saling membantu satu sama lain dan tidak berdasarkan jobdesk. Semua sie pergi mencari sponsor ke banyak perusahaan. Mulai dari industri makanan, minuman, bimbingan belajar, provider telekomunikasi, kedutaan, dan banyak lagi deh. Udah panaas,,jauuh,,capeeekkk
pika14

Akhirnya kita tetap melaksanakan acara sesuai proposal, poster, dan undangan. Tetapi kita bener-bener menekan pengeluaran semaksimal mungkin. kami memangkas banyak sekali anggaran yang dirasa kurang perlu. Saat itu, rasanya pengen escape aja dari kehidupan dan melarikan diri aja. Tapi lalu aku sadar, tantangan itu bukan untuk disia-siakan. Kehidupan itu bukan untuk dilewatkan, tapi dilewati. Kalo bukan sekarang aku belajar menghadapi tantangan, kapan lagi? Berbekal semangat dan harapan yang besar, finally the event was handled successfully with our biggest effort. Melelahkan memang. Tapi aku puas, karena aku bisa menghandle acara besar dengan cukup baik mengingat banyaknya keterbatasan-keterbatasan yang ada. mrgreen
Setelah perjuangan ini berakhir, kami mengadakan evaluasi untuk masing-masing sie. Jreng,,jreng,,In this part, the hidden scenario is revealed. Sebuah skenario besar disajikan disini. Sebenarnya, acara ini tidak pernah kekurangan sumber daya materi, I mean, dana. Sebenernya dari awal kami bahkan punya dana berlebih untuk mengadakan acara ini. Hanya saja, presiden UKm sedang mengadakan ujian kepada kami. Apakah kami mampu mengadakan acara dengan dana terbatas? Jika suatu hari hal ini benar-benar terjadi dan bahkan kami tidak mendapatkan dana sepeserpun dari institut, setidaknya kami tidak perlu takut karena kami sudah tahu apa yang harus kami lakukan.
pika21
Sedikit kesal, tapi berterima kasih. This is a valuable experience that we can't get easily. Beratnya menjadi seorang pemimpin dan kualitas kepemimpinanmu tak akan bisa dirasakan jika kamu tidak terjun ke lapangan.
Being a leader is not easy. It's difficult, It's tiring. Being a leader? It's not a drug, but it's addictive. Yes, I'm addicted. There are so much valuable experiences if you dare to be a leader. When everybody around you can't be counted on, then the last person you can count on is YOURSELF. Believe in yourself and keep in mind that you are capable to be the best!

I dare to face a big challenge, and so do you